Wisata Kota Lama Jakarta: 3 Tempat Bersejarah Terbaik

Wisata Kota Lama Jakarta: 3 Tempat Bersejarah Terbaik – 30 Oktober 2021 22:50 30 Oktober 2021 22:50 Diperbarui: 2 November 2021 12:20 6569 2 0

Kotu atau kependekan dari Old City. Kota Tua Jakarta juga dikenal dengan sebutan Batavia Lama yang terletak di Jl. Taman Fatahillah No.1, Pinangsia, Taman Sari, Jakarta Barat, Jakarta. Yang memiliki luas 1,3 kilometer persegi melintasi Jakarta Utara dan Jakarta Barat. Pada tahun 1526, seorang pejabat dari Kesultanan Demak dikirim untuk menyerang pelabuhan Sunda Kelapa di kerajaan Hindu Pajajaran bernama Jayakarta.

Wisata Kota Lama Jakarta: 3 Tempat Bersejarah Terbaik

Wisata Kota Lama Jakarta: 3 Tempat Bersejarah Terbaik

Setahun kemudian, VOC membangun kota baru bernama Batavia untuk menghormati orang Batavia, nenek moyang orang Belanda. Kota ini terletak di dekat tepi timur Sungai Ciliwung yang sekarang menjadi Lapangan Fatahillah. Belanda memilih kawasan ini karena pada saat itu merupakan pusat perdagangan dengan lokasi yang baik dan akses sumber daya alam yang mudah. Kota Batavia dirancang dengan gaya Eropa Belanda lengkap dengan benteng (Kasteel Batavia), tembok kota, dan kanal. Pekerjaan konstruksi selesai pada tahun 1650. Segera setelah itu, kota Batavia menjadi ibu kota dari semua pulau di Indonesia. Masyarakat yang tinggal di Batavia disebut “Batavian” yang kemudian dikenal dengan suku Betawi, yang merupakan keturunan dari berbagai suku yang tinggal di Batavia.

Wisata Kotu (kota Tua)

Pada tahun 1942, kota Batavia berubah pada masa pendudukan Jepang, namanya menjadi Jakarta seperti yang kita kenal sekarang dan masih menjadi ibu kota Indonesia. Sejak tahun 1972, Gubernur Jakarta Ali Sadikin mengeluarkan perintah untuk menjadikan Kota Tua sebagai situs cagar budaya. Keputusan gubernur tersebut bertujuan untuk melindungi dan melestarikan sejarah dan arsitektur Kota Tua. Hingga saat ini Kota Tua Jakarta menjadi pusat sejarah dan wisata yang menarik perhatian banyak wisatawan Jakarta maupun mancanegara yang datang berkunjung ke Kota Tua. Tidak hanya wisata sejarah, Kota Tua Jakarta juga memiliki wisata lainnya yaitu:

Tidak hanya wisata Kota Tua saja, ada juga Stasiun KA Kota Tua, Delman, Becak, dan oleh-oleh dari Jakarta yaitu: Stadhuis Lama (Informasi Bermanfaat) (Balai Kota) Batavia, Kantor Gubernur VOC. Bangunan itu sekarang menjadi Museum Sejarah Jakarta.

Kota Tua Jakarta, juga dikenal sebagai Batavia Lama (Oud Batavia), adalah sebuah kawasan kecil di Jakarta, Indonesia. Kawasan khusus ini meliputi area seluas 1,3 kilometer persegi melintasi Jakarta Utara dan Jakarta Barat (Pinangsia, Taman Sari, dan Roa Malaka).

Disebut sebagai “Permata Asia” dan “Ratu Timur” pada abad ke-16 oleh para pelaut Eropa, Jakarta Lama dianggap sebagai pusat perdagangan di Asia karena lokasinya yang menguntungkan dan ekonomi yang kaya.

Wisata Sejarah Di Semarang Yang Wajib Dikunjungi

Peta Batavia, 1740. Letak Batavia di dalam tembok kota dan parit serta pelabuhan Sunda Kelapa di sisi kiri (utara) peta membentuk Kota Tua Jakarta.

Pada tahun 1526, Fatahillah yang dikirim oleh Kesultanan Demak menyerang pelabuhan Sunda Kelapa di kerajaan Hindu Pajajaran, yang kemudian disebut Jayakarta. Kota ini hanya memiliki luas 15 hektar dan dicirikan oleh pelabuhan Jawa. Pada tahun 1619, VOC menghancurkan Jayakarta di bawah pimpinan Jan Pieterszoon Coen. Setahun kemudian, VOC membangun kota baru bernama Batavia untuk menghormati orang Batavia, nenek moyang orang Belanda. Kota itu terletak di dekat tepi timur Sungai Ciliwung yang kini menjadi Dataran Fatahillah.

Orang-orang yang tinggal di Batavia disebut “Batavian”, yang kemudian dikenal sebagai suku “Betawi”, terdiri dari suku Kreol yang merupakan keturunan dari berbagai suku bangsa yang tinggal di Batavia.

Wisata Kota Lama Jakarta: 3 Tempat Bersejarah Terbaik

Pada tahun 1635, kota ini meluas hingga ke tepi barat Sungai Ciliwung, di reruntuhan kota kuno Jayakarta. Kota ini didesain dengan gaya Eropa Belanda lengkap dengan benteng (Kasteel Batavia), tembok kota dan kanal. Kota ini dikelilingi oleh tembok dan parit.

Pemerintah Kota Bekasi

Kota Batavia selesai dibangun pada tahun 1650. Batavia kemudian menjadi ibu kota VOC di Hindia Timur. Kanal dipenuhi wabah penyakit tropis di dalam tembok kota karena kurangnya sanitasi. Kota ini mulai meluas ke arah selatan ketika wabah penyakit pada tahun 1835 dan 1870 memaksa semakin banyak orang meninggalkan kota yang padat itu, menuju daerah Weltevreden (sekarang daerah sekitar Dataran Merdeka). Batavia kemudian menjadi ibu kota Hindia Belanda. Pada tahun 1942, selama pendudukan Jepang, kota Batavia berganti nama menjadi Jakarta dan masih menjadi ibu kota Indonesia.

Pada tahun 1972, Gubernur Jakarta Ali Sadikin mengeluarkan perintah untuk menjadikan Kota Tua sebagai situs cagar budaya. Tujuan gubernur adalah untuk melindungi sejarah arsitektur kota – atau bangunan yang masih berdiri.

Meski gubernur mengeluarkan perintah ini, Kota Tua tetap terbengkalai. Banyak orang di tanah air menyambut baik keputusan tersebut, tetapi tidak ada yang dilakukan untuk melindungi warisan kolonial Belanda.

Dalam perkembangan kawasan Jakarta, entah kenapa, beberapa bangunan atau tempat di Kota Tua Jakarta mengalami kehancuran. Beberapa tempat tersebut adalah:

Tujuan Tempat Wisata Sejarah Di Indonesia Terpopuler

Sebagai tempat penting, ibukota dan pusat perdagangan di Asia sejak abad ke-16, Oud Batavia adalah rumah bagi beberapa bangunan dan struktur bersejarah Jakarta:

Seperti: Museum Sejarah Jakarta (dulu Balai Kota Batavia, kantor dan rumah Gubernur Jenderal VOC), Museum Bahari, Pelabuhan Sunda Kelapa dan Museum Bank Indonesia.

Yang telah bekerja sama untuk mengembalikan warisan kota tua Jakarta. Pada tahun 2007, beberapa jalan di sekitar Lapangan Fatahillah seperti Jalan Pintu Besar dan Jalan Pos Kota ditutup sebagai bagian dari perencanaan tahap pertama.

Wisata Kota Lama Jakarta: 3 Tempat Bersejarah Terbaik

Molenvliet Oost· Molenvliet West· De Groote Postweg· Rijswijk· Noordwijk· Princen Laan·· Sluisburg Straat· Nieuwpoort Straat·· Parapattan Straat·· Nassau Boulevard·· Van Heutsz Boulevard·· Orange Boulevard· Landmark Ou Lagwei T JP Coenweg· Mampangweg· Nieuwe Vliegveldlaan·· Senenweg·· Rijswrjkstraat·· Kemajoranweg·· Matramanweg· Drukkerijweg· Bacharachtsgracht· Passerstraat

Tempat Bersejarah Di Bandung Yang Wajib Kamu Kunjungi

Koninklijke Paketvaart Maatschappij · De Nederlandsche Handel-Maatschappij · Landarchief · Bataafsche Petroleum Maatschappij · Landsdrukkerij · Eijkman Instituut · N.V. de Bouwploeg · Batavia Oosterspoorweg Maatschappij · Nederlands-Indische Spoorweg Maatschappij · Staatsspoorwegen · Bataviasche Verkeers Maatschappij

St. Aloysius Broederschool· School to Opleing van Indische Artsen· Geneeskundige Hoogeschool te Batavia· Rechtshoogeschool te Batavia· Ursulinen Klooster· Eerste School D· Meer Uitgebre Lager Onderwijs· Prins Hendrick School· Algemene Mdlebare School· Carpentier Alting Willem Stui School· Sekolah Kopenting Nassau Stui Batavia

Taman Nasional Betung Kerihun · Taman Nasional Bunaken · Kepulauan Raja Ampat · Taman Nasional Taka Bonerate · Taman Nasional Wakatobi · Kepulauan Derawan · Pemukiman Tradisional Tana Toraja · Situs Bawomataluo · Candi Muara Takus · Candi Muarajambi · Trowulan – Bekas Ibukota Kerajaan Majapahit · Situs Prasejarah Gua Maros-Pangkep · Situs Gua Karst Prasejarah Sangkulirang Mangkalihat · Kota Tua Jakarta · Kota Tua Semarang · Pemukiman Tradisional Nagari Sijunjung · Pemandangan Alam dan Sejarah Kepulauan Banda ・ Pusat Sejarah Yogyakarta ・ Wisata Taman Kota Bold Jakarta – Bosan dengan apa yang terjadi hari ini Anda bisa mengunjungi Kota Tua Jakarta sebagai perjalanan akhir pekan yang berbeda bersama keluarga dan teman-teman Anda! Selain mengisi waktu istirahat dengan

, kamu juga bisa belajar tentang berbagai sejarah dan budaya serta peninggalan prajurit di kawasan wisata Jakarta Lama.

Kota Tua Jadi Destinasi Wisata Pilihan Pengunjung Nikmati Lebaran Di Hari Kedua

Temukan foto yang bagus untuk penggemar fotografi. Tidak hanya mengunjungi monumen atau tempat wisata, di kota tua Jakarta Anda bisa naik sepeda ontel, mencicipi jajanan khas Jakarta dan hal-hal seru lainnya.

Berencana ke Kota Tua Jakarta akhir pekan ini? Anda harus tahu ke mana harus pergi dulu! Simak artikel berbagai tempat wisata di Kota Tua Jakarta berikut ini:

Museum Fatahillah adalah objek wisata yang wajib dikunjungi di Kota Tua Jakarta. Arsitektur bangunan tua ini mirip dengan Dampalace di Amsterdam, Belanda. Di dalamnya Anda bisa melihat ruang sidang dan ruang bawah tanah yang digunakan sebagai penjara. Meski sudah berkali-kali direnovasi, namun setiap kali Anda berkunjung ke Museum Fatahillah, Anda masih bisa merasakan suasana tempo dulu di dalamnya.

Wisata Kota Lama Jakarta: 3 Tempat Bersejarah Terbaik

Jam buka museum adalah dari pukul 09:00 hingga 15:00 dan tutup pada hari Senin. Jangan lupa untuk membawa kamera Anda saat mengunjungi tempat-tempat terkenal ini untuk mengabadikan semua aspek pariwisata di Kota Tua Jakarta.

Gallery Wisata Kota Bukittinggi

Tempat wisata lain yang wajib dikunjungi di Kota Tua adalah Toko Merah. Bangunan ini disebut-sebut sebagai yang tertua di Kota Tua Jakarta dan terkenal dengan warna merahnya yang menarik perhatian setiap orang yang berkunjung ke Kota Tua Jakarta. Arsitektur kolonial terlihat jelas di gedung karena memiliki jendela tinggi.

Dengan sejarah panjang serta pergantian kepemilikan dan pengoperasian, Toko Merah kini sering digunakan sebagai galeri seni, pertemuan, dan pertunjukan sesekali. Meski tidak dibuka untuk umum, keindahan tempat wisata Kota Tua Jakarta ini bisa Anda nikmati dari luar.

Bagi Anda yang ingin mencoba sepeda ontel, datanglah ke Taman Fatahillah yang terletak di depan Museum Fatahillah. Mengunjungi Kota Tua Jakarta dengan sepeda ontel bisa menjadi pengalaman yang tak terlupakan.

Taman Fatahillah tidak diragukan lagi merupakan salah satu tempat wisata paling populer di kota tua. Anda tidak hanya bisa belajar sejarah, di taman ini Anda bisa berfoto bersama keluarga dan kerabat, bermain game Jakarta dan aktivitas outdoor lainnya.

Sejarah Kota Tua Jakarta Dan Perkembangannya

Harga makanan di Cafe Batavia Kota Tua terjangkau mulai dari Rp. 20.000 menjadi Rp. 200.000 Tidak hanya makanan enak, menikmati makan siang atau makan malam dengan arsitektur kuno, masa lalu akan memberikan pengalaman yang berbeda.

Sangat bagus jika Anda meletakkan foto Anda dengan kerabat dengan gaya vintage. Jembatan Kota Intan dibangun oleh bekas pemerintahan VOC.

Bandara ini merupakan yang tertua di Jakarta yang dibangun sejak tahun 1870 dan merupakan salah satu objek wisata budaya di Jakarta. Dengan arsitekturnya yang unik, tempat wisata di kota tua Jakarta ini masih berfungsi sebagai kereta api lho.

Wisata Kota Lama Jakarta: 3 Tempat Bersejarah Terbaik

Pernahkah Anda mendengar lagu “Leluhur Leluhur, Pelaut”? Lagu tersebut terinspirasi dari kemegahan bahari pulau-pulau tersebut dan dapat ditemukan di tempat wisata Jakarta kuno.

Wisata Kota Lama Semarang Tempo Dulu Yang Kekinian

Pelabuhan Sunda Kelapa merupakan salah satu pelabuhan tertua di kepulauan yang telah beroperasi dan sangat berguna saat itu.

Pembahasan perihal Wisata Kota Lama Jakarta: 3 Tempat Bersejarah Terbaik dapat Anda temukan di wartasembada.com.